Senin, 28 Juni 2010

Kisah Nyata dari buku Indahnya Berbisnis dengan Allah

Bagaimana Cara Agar Anda Selalu Untung ?

Malam Jum’at itu Fation terlihat lebih ceria, pelajar asal Albania ini begitu bersemangat menghadiri kajian rutin di Masjid Ma’ahaddini Qurtubah Kuwait. Maklum mantan pemeluk atheis ini sangat haus belajar Islam yang baru tiga tahun diyakininya. Walau saat itu hari libur dan udara di luar masih terasa panas, karena musim semi telah berlalu, dan musim panas sudah menjelang, namun Fation terlihat sangat antusias. Suhu udara di luar masih mencapai 30 drajat, apalagi jika siang hari, Fation bisa memasak telor di genteng Asrama Pelajar Internasional Qurtubah, karena suhu udara bisa mencapai 55 drajat.

Kuwait adalah negara paling terkenal dengan udara paling panas di saat musim shoif dan paling dingin dimusim Syitaa. Namun walaupun demikian, masih banyak orang yang mau bertahan tinggal di negeri jiran Irak dan Saudi ini, termasuk para pelajar. Entah apa alasan mereka, yang pasti kebanyakan alasan pelajar bersabar tinggal di negeri teluk ini karena alasan beasiswa yang full dan besar dari kementrian pendidikan Negeri Petro Dollar Kuwait.
Malam itu, Aku, Fation dan teman-teman pelajar dari berbagai negara di dunia tetap antusias mendengarkan kata demi kata, taujih yang disampaikan Syeikh Al-Hafidz DR.Abdur Rozak. Ustadz asal Iskandariyah Mesir ini terkenal hebat dalam ceramahnya dan mantap dalam argumentasinya, dahsyat dan penuh motivasi untuk bangkit dan bergerak menuju ridho Allah. Walaupun ia mantan Mafia mesir, namun ia telah berusaha menebus dosa-dosa masa lalunya dengan berjihad di Afganistan selama sembilan tahun untuk mengusir penjajah Uni Soviet.

Malam itu kajian cukup istimewa, karena temanya sangat menarik, yaitu “Cara agar hidup selalu untung”. Semua pelajar sudah duduk rapih di dalam masjid Qurtubah yang luasnya sekitar dua ribu meter persegi. Ustdz duduk diatas kursi kayu yang dihiasi kaligrafi yang indah. Aku, Fation dan Fadhil berada di sudut kanan depan, persis disamping kursi Ustadz. Lebih dekat dengan ustadz dan juga lebih sejuk karena persih dibawah AC. Mulailah terdengar lantunan ayat-ayat Allah yang begitu merdu dan sangat menetramkan dari lisan Islam Carimove seorang pelajar hafidzul Qur’an asal negara Rusia. Disamping ia hafal 30 juz Qur’an sejak usia empat tahun, suaranya juga sangat merdu. Tak lama kemudian acara dilanjutkan dengan taujih ustadz Abdurrozak yang penuh hikmah. Kami menyimaknya, sampai akhirnya tiba sesi diskusi.

“Siapa yang ingin untung? Tanya ustadz. Kami semua terdiam, entah malu atau tidak tahu jawabannya, yang jelas tidak ada yang berani buka suara.
“Fation apakah kamu ingin untung?”, tambah Ustadz. sepotan saja fation berdiri dan terlihat tubuhnya sedikit gemetar. “Tentu saja Saya ingin untung ya Ustadz, apalagi kalau utungnya besar dan rutin, bukankah begitu kawan-kawan?”, jawab Fation sambil meliriku dan memperlihatkan senyum khasnya. “Jika untung gede, saya akan sangat bergairah dan totalitas dalam meraihnya” tambah Fation sambil duduk kembali.

“Ya Fation... Apa itu untung”, tanya Ustadz lagi. Fation terdiam sejenak. “Kalau kita banyak harta dan banyak Anak”, jawab Fation sambil melirik Fadhil sahabatnya. “Ahh antum ini, masa banyak anak... istri saja antum belum punya”, komentar Fadhil, pelajar asal Negeria ini sambil nyolek pinggang Fation. Karuan saja Fation menjerit keget “istri!” teriak Fation... tentu saja semua mata peserta tertuju ke arah Fation yang berdiri sambil terkesipu malu... Ustadz Abdurrozak juga terlihat tersenyum memperhatikan Fation yang terlihat salah tingkah.

“Untung itu tidak rugi ya Ustadz”, celetuk Azis Yono, pelajar asal fathoni Thailand, sambil menuduk ngumpet dibelakang pundak Chairudin pelajar asal Pilipina. Pelajar yang lain terlihat berbisik-bisik, “Ya iyalah... masa ya iya dong”, bisik Umar Karadzic, pelajar asal Uzbekistan ini sambil ketawa ngikik. Ustadz Abdurrozak terlihat mengerutkan dahinya, pandangannya yang tajam dan penuh kharisma mengarah ke wajah-wajah murid-muridnya, terutama Umar. Sesaat kemudian kami senyap kembali dan serius mendengarkan paparan Ustadz Abdurrozak. “Ada banyak pendapat tentang untung, namun kita bisa menyimpulkan beberapa definisinya dari para ulama, sebagaimana berikut ini” tutur Ustadz.

Pertama, untung itu jika Anda mendapat hidayah Allah SWT, karena tidak ada yang paling mahal dan istimewa di muka bumi ini kecuali kita mampu memahami, meyakini, mendeklarasikan dan mengamalkan dua kalimah syahadah secara benar. Bukankah Rasulullah bersabda ”Kalimah syahadatain adalah kunci surga” dalam hadits yang lain ”Barangsiapa yang mengucapkan syahadatain dengan ikhlas, maka dia akan masuk surga”.

Kedua, untung itu jika Anda mampu mencintai Allah dan Rasul-Nya melibihi cinta kepada dunia dan seisinya.

Ketiga, untung itu jika Anda memahami dan mengamalkan syariat Islam, ini tercermin dalam hadits Rasulullah ”Barangsiapa yang diinginkan Allah kebaikan darinya, maka Allah akan memberikan pemahaman terhadap Islam”.

Keempat, Untung itu jika manusia mendapat rezeki yang halal dan berkah dan dapat mendistribusikan harta terbaikknya di jalan Allah

Kelima, Untung itu jika Anda memiliki istri sholehah dan anak yang baik.
Keenam, Untung itu jika Anda memiliki lingkungan yang damai, aman dan penuh kasih sayang karena Allah.

Ketujuh, Untung itu jika Anda mampu ikhlas dan bersabar dalam keadaan lapang ataupun sempit. Dan untuk itu jika Anda mampu menjadi pembawa hidayah Allah untuk orang lain.

Kedelapan, Untung itu jika Anda mampu menyantuni anak yatim dan dhuafa. Rasulullah bersabda ”Aku akan duduk bersama penyantum anak yatim di Surga yang dekatnya seperti dua jemari ini”.

Kesembilan, untung itu jika Anda mampu membaca, memahami, menghafal, mengamalkan dan mengajarkan Al-Qur’an. Sebagaimana sabda nabi Muhammad ”sebaik-baiknya manusia adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mau mengajarkannya kepada orang lain”.

Kesepuluh, untung itu jika Anda mati dalam husnul khotimah. Nafas terkahir dengan amalan dan tempat kematian yang diridhoi dan dicintai Allah SWT. Inilah keberuntungan yang paling istimewa, karena akan menentukan keberuntungan kehidupan yang abadi di alam akhirat.

“Ya fadhil,..Ternyata untung itu bukan hanya banyak uang dan istri toh”, komentar Fation. “ssetttt... antum diam dulu..masih seru nih, aku colek lagi nih pinggang ente”, jawab fadhil dengan nada mengancam... “afwan deh”, kata Fation. Kemudian mereka menyimak lagi penuturan Ustadz Abdurrozak.

Di dalam beberapa kitab salafusholeh yang lain, untung dapat dikatagorikan kedalam lima hal, yaitu :

Pertama, untung itu jika niat, ucapan dan perbuatan Anda menjadi nilai ibadah disisi Allah SWT. Kedua, untung itu jika aktifitas Anda menjadi penambah ilmu dan Iman bagi Anda dan orang lain. Ketiga, untung itu jika apapun yang Anda lakukan menjadi penambah eratnya persaudaraan atau silaturahim antar sesama muslim. Keempat, untung itu adalah sesuatu yang jika anda ucapkan dan lakukan menjadi solusi bagi Anda, dan orang lain. Kelima, untung itu jika apapun yang Anda katakan dan Anda kerjakan menjadi manfaat bagi orang lain. Sabda Nabi ”sebaik-baiknya Anda adalah orang yang membawa manfaat kepada orang lain”.

Ada juga yang mendefinisikan untung dengan lebih singkat yaitu “Untung itu jika di dunia penuh kebaikan dan di akhirat penuh kebaikan serta terjauh dari azab neraka”.

“Nah yang terkhir aja”, celetuk Fation. “Tapi gimana caranya tuh...”tambahnya lagi... fadhil hanya terdiam menatap wajah sahabatnya ini dengan penuh tanya,... maklum Fation pelajar asal bekas jajahan yugoslavia ini... terkenal unik dan banyak gaya... kadang ngeselin tapi kadang juga kocak. Cukup megobati kerinduan kami ke negeri yang kami tinggalkan selama belajar di negeri Petro Dolar ini.

“Makanya antum baca Al-Qur’an Surat As-Shoff ayat 10-13”, jawab Fadhil... sambil menepuk pundak sahabatnya ini. “tentang apaan tuh”, tanya Fation penasaran. “ya tentang cara mendapat untung”, jawab Fadhil singkat. “bukannya itu tentang berdagang dengan Allah”, tambah fathion. “tul...betul, ya itu...”, tambah fadhil sambil melempar senyumnya ke arahku...”Akhi...Insya Allah ayat itu ana akan pelajari dan ana kesimpulannya ana akan bagikan untuk antum semua”, sambutku dengan penuh semangat.

“Gitu dong akhi... jangan lupa, kalau bisa antum buatkan bukunya saja sekalian, bagus juga kalau judulnya Indahnya Berbisnis dengan Allah”, tambah Fadhil dengan penuh harap. “Antum kan ketua redaksi majalah pelajar Indonesia Kuwait, jadi kumpulkan dong tulisan antum dan jadikan semuanya itu lebih bermanfaat untuk banyak orang”, tambahnya lagi.

“Insya Allah akhi... ana mohon do’anya dari antum semua... terutama antum ya Fation...”, kataku sambil melempar pandang ke arah Fation, yang dari tadi terlihat sibuk dan tergesa-gesa merapihkan buku catatannya, sambil memegang perut. “Oke broo... ana do’ain... pokonya top super top deh, apalagi kalau kita sambil santap makan malam... wuihhh... Lebih Muantappp”, jawab Fation sambil menunjukan dua jempolnya ke arahku.

Tak lama kemudian kajian ditutup dengan do’a roobithoh dan do’a kafaratul majlis (penutup do’a taubat majelis) dan semua pelajar terlihat keluar masjid Qurtubah dengan teratur dan mereka mulai mengantri untuk makan malam di restoran Ma’ahadiny. Maklum setiap hari libur, biasanya kami mendapat santapan malam istimewa, yaitu nasi kebuli kambing, soup mesir, satu Youghut, Chay haliib (teh susu), buah zaitun, telor dadar, dan buah pisang. Aku lihat Fation berada dalam antrian paling depan, sambil dia tersenyum ia mengacungkan dua jempolnya kembali ke arahku dan Fadhil yang berada paling ujung belakang antrian, yang panjangnya mencapai 100 meter. Alhamdulillah ya Robb.... Sambil mengantri aku membuka QS. Al-Baqoroh (2) :1-5, Subahanallah aku melihat ada 6 keuntungan yang Allah gambarkan dalam pembukaan surat Al-Baqoroh ini, yaitu :
1. Mereka yang tidak ragu dengan kebenaran Al-Qur’an
2. Mereka yang beriman dengan semua yang Ghaib
3. Mereka yang mendirikan Sholat
4. Bersedekah dengan harta yang paling dicintai
5. Yakin dengan yang diturunkan Allah dan semua
ketetapan Allah SWT
6. Mereka yang beriman dengan hari Akhir (Qiyamat)

Tidak terasa kami sudah sampai ke tempat koki, lalu kami makan dan kembali ke Asrama, Walhamdulillah

0 komentar:

Posting Komentar

Daftar Blog Pesantren Bisnis (ENTREPRENEUR ACADEMY) TAMAN WISATA PENDIDIKAN ISTANA MULIA

Daftar Blog Wiata Saya

Pesantren Bisnis - Pesantren Wirausaha (Entrepreneurs Academy) Berbasis Al-Quran dan Informasi teknologi (Wajib Bawa Paspor, LapTop dan HP android). Pesantren bebas bisnis online, bebas berekspresi, bebas menyalurkan bakat, bebas polusi dekat gunung dan laut), bebas biaya bagi yatim dan dhuafa berprestasi. Kami Meyakini bahwa Semua Anak adalah BINTANG.

E-mail : smpitistanamulia@gmail.com di cc ke ayi.okey@gmail.com Info SMP IT IM Telp. 081284027951 - 08568933861 Info SMK IT IM 081290220052 – 08568933910 - 08821152 Daftar Online Klik disini.